Kamis, 24 Juni 2021

Aksi Nyata Pembelajaran Daring Bermakna dan Menyenangkan

      Kebijakan belajar dari rumah yang diambil Kemendikbud sebagai upaya mencegah penyebaran wabah covid-19 sudah memasuki tahun kedua. Hampir seluruh pemerintah daerah telah menerapkan kebijakan tersebut sebagai bentuk memprioritaskan keselamatan peserta didik. SD Negeri Grogolpenatus sebagai salah satu sekolah negeri di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, terhitung sejak Maret 2020 juga telah memutuskan untuk melakukan kebijakan pembelajaran dari rumah sebagai bentuk tanggap darurat mencegah penyebaran virus corona.
       Pembelajaran daring merupakan hal baru di SD Negeri Grogolpenatus, atau mungkin di sekolah lain pun demikian. Akan tetapi diharapan bahwa sistem pembelajaran daring ini tidak mengurangi kualitas dan keaktifan siswa. Efektifitas pembelajaran daring terletak pada kreatifitas guru dalam menyajikan pembelajaran daring  yang menarik, menyenangkan dan mudah dipahami sehingga para siswa tidak merasa bosan dan tetap produktif meskipun belajar dari rumah. Dengan demikian, program belajar dari rumah dapat menjadi solusi di masa pandemi dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas.
     Adapun yang menjadi kunci sekaligus tantangan agar pembelajaran jarak jauh dapat menjadi pembelajaran bermakna dan menyenangkan untuk siswa, antara lain:
1. Kemampuan guru memanfaatkan teknologi
    Dalam memanfaatkan media teknologi, guru dapat menunjukkan dengan presentasi Zoom, penugasan melalui Google Classroom, grup WhatsApp, pre-test atau post-test dengan Quizizz, dan upload hasil pembelajaran melalui Instagram.


2. Menyatukan persepsi dan konsentrasi
      Guru hendaknya mampu menyatukan persepsi dan konsentrasi siswa-siswanya meski berjauhan. Hal yang perlu dilakukan guru ntuk mewujudkan hal tersebut yaitu menjalankan perannya sebagai motivator, fasilitator, mediator, dan komunikator agar dapat menjalin ikatan batin dengan semua siswanya.

3. Penguatan karakter siswa
      Menyampaikan pesan untuk menjadi siswa tangguh, mengingat dalam kondisi masyarakat yang sedang diuji secara fisik dan mental akibat penyebaran covid-19 yang berdampak pada berbagai bidang kehidupan, termasuk pada pembelajaran. Interaksi antara guru dan siswa menjadi serba terbatas dalam berkomunikasi, namun siswa senantiasa diberikan motivasi sehingga mampu beradaptasi dengan hal-hal baru.

4. Berkolaborasi dengan orang tua


      Selain guru, orang tua juga mempunyai peranan penting dalam memotivasi siswa untuk disiplin belajar, semangat melaksanakan tugas, aktif dalam menghidupkan interaksi online dengan guru maupun dengan siswa lain, serta tetap berusaha berkarya melalui pemanfaatan berbagai media dan sumber sesuai kebutuhan belajar siswa.

        Menciptakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menyatakan bahwa guru hendaknya mampu menuntun anak sesuai kodratnya, baik kodrat alam maupun kodrat zaman. Kodrat alam yaitu sesuai tahap perkembangan anak, sedangkan kodrat zaman yaitu disesuaikan dengan perkembangan zaman. Saat ini perkembangan zaman begitu cepat, penggunaan teknologi dalam pembelajaran pun sudah sewajarnya dilakukan, namun penerapannya perlu disesuaikan dengan dunia anak yang pada umumnya masing senang dengan kegiatan bermain, menyanyi, menggambar dan menari.



        Dalam menciptakan pembelajaran daring yang bermakna dan menyenangkan bukanlah hal yang mudah diwujudkan, ada berbagai kendala yang dihadapi diantaranya keterbatasan kemampuan siswa dan orang tua dalam menggunakan handphone, kendala sinyal, dan tidak semua siswa mempunyai handphone pribadi. Untuk mengatasi hal tersebut, siswa dibentuk kelompok kecil dengan teman sekelas yang rumahnya berdekatan. Dengan belajar kelompok diharapkan terbentuk kepemimpinan murid, dapat saling melengkapi, dan saling membantu. Sesekali guru melakukan kunjungan ke rumah siswa untuk memantau secara langsung perkembangan belajar para siswanya.





    
        

1 komentar:

RTL PGP

    Rencana Tindak Lanjut  Pasca Pendidikan Guru Penggerak                Kompetensi Guru Penggerak mencakup empat kategori me...